Shortcut pada Microsoft Word

Saya akan menjelaskan beberapa shortcut pada Microsoft Word. Inilah beberapa shortcut tersebut:

ctrl + a = select all

ctrl + b = bold

ctrl + c = copy

ctrl + d = edit font

ctrl + e = rata tengah

ctrl + f = find

ctrl + g = go to

ctrl + h = replace

ctrl + i = italic

ctrl + j = rata kiri kanan

ctrl + k = insert hyperlink

ctrl + l = rata kiri

ctrl + m = mengatur indent kiri

ctrl + n = membuat dokumen baru

ctrl + o = membuka dokumen yang telah ada

ctrl + p = print

ctrl + q = membersihkan format paragraf

ctrl + r = right

ctrl + s = save

ctrl + t = mengatur hanging indent kiri

ctrl + u = underline

ctrl + v = paste

ctrl + w = close window

ctrl + x = cut

ctrl + y = redo

ctrl + z = undo

ctrl + > = perbesar font size

ctrl + < = perkecil font size

ctrl + = = subscript

ctrl + + = superscript

ctrl + scroll ke atas = Zoom In

ctrl + scroll ke bawah = Zoom Out

Home= Menuju ke posisi awal suatu baris

End= Menuju ke posisi akhir suatu baris

Alt +Tab= Membuka halaman lain yang terbuka secara cepat

Alt + O + P= Membuka kotak dialog paragraf

Alt + O + F= Membuka kotak dialog Font

F7= Membuka kotak dialog Spelling and Grammar untuk memeriksa susunan kalimat dan ejaan sesuai dengan kamus yang telah disediakan.

Alt + F + C = Menutup dokumen yang sedang terbuka tanpa keluar dari Microsoft Word.

Sumber:

http://thedi76.wordpress.com/2007/01/25/33-shortcut-keyboard-pada-microsoft-word/

http://arieffurqon.com/2009/08/beberapa-shortcut-pada-microsoft-word/

Advertisements

Sejarah Singkat Microsoft Excel

Excel 2007Microsoft Excel atau Microsoft Office Excel adalah sebuah program aplikasi lembar kerja spreadsheet yang dibuat dan didistribusikan oleh Microsoft Corporation untuk sistem operasi Microsoft Windows dan Mac OS. Aplikasi ini memiliki fitur kalkulasi dan pembuatan grafik yang, dengan menggunakan strategi marketing Microsoft yang agresif, menjadikan Microsoft Excel sebagai salah satu program komputer yang populer digunakan di dalam komputer mikro hingga saat ini.

Pada tahun 1982, Microsoft membuat sebuah program spreadsheet yang disebut dengan Multiplan, yang sangat populer dalam sistem-sistem CP/M, tapi tidak dalam sistem MS-DOS mengingat di sana sudah berdiri saingannya, yakni Lotus 1-2-3. Hal ini membuat Microsoft memulai pengembangan sebuah program spreadsheet yang baru yang disebut dengan Excel, dengan tujuan, seperti yang dikatakan oleh Doug Klunder, “do everything 1-2-3 does and do it better/melakukan apa yang dilakukan oleh 1-2-3 dan lebih baik lagi”.

Versi pertama Excel dirilis untuk Macintosh pada tahun 1985 dan versi Windows-nya menyusul (dinomori versi 2.0) pada November 1987. Lotus ternyata terlambat turun ke pasar program spreadsheet untuk Windows, dan pada tahun tersebut, Lotus 1-2-3 masih berbasis MS-DOS. Pada tahun 1988, Excel pun mulai menggeser 1-2-3 dalam pangsa pasar program spreadsheet dan menjadikan Microsoft sebagai salah satu perusahaan pengembang aplikasi perangkat lunak untuk komputer pribadi yang andal. Prestasi ini mengukuhkan Microsoft sebagai kompetitor yang sangat kuat bagi 1-2-3 dan bahkan mereka mengembangkannya lebih baik lagi. Microsoft, dengan menggunakan keunggulannya, rata-rata merilis versi Excel baru setiap dua tahun sekali, dan versi Excel untuk Windows terakhir adalah Microsoft Office Excel 2007 (Excel 12), sementara untuk Macintosh (Mac OS X), versi terakhirnya adalah Microsoft Excel 2004.

Pada awal-awal peluncurannya, Excel menjadi sasaran tuntutan perusahaan lainnya yang bergerak dalam bidang industri finansial yang telah menjual sebuah perangkat lunak yang juga memiliki nama Excel. Akhirnya, Microsoft pun mengakhiri tuntutan tersebut dengan kekalahan dan Microsoft harus mengubah nama Excel menjadi “Microsoft Excel” dalam semua rilis pers dan dokumen Microsoft. Meskipun demikian, dalam prakteknya, hal ini diabaikan dan bahkan Microsoft membeli Excel dari perusahaan yang sebelumnya menuntut mereka, sehingga penggunaan nama Excel saja tidak akan membawa masalah lagi. Microsoft juga sering menggunakan huruf XL sebagai singkatan untuk program tersebut, yang meskipun tidak umum lagi, ikon yang digunakan oleh program tersebut masih terdiri atas dua huruf tersebut (meski diberi beberapa gaya penulisan). Selain itu, ekstensi default dari spreadsheet yang dibuat oleh Microsoft Excel adalah *.xls.

Excel menawarkan banyak keunggulan antarmuka jika dibandingkan dengan program spreadsheet yang mendahuluinya, tapi esensinya masih sama dengan VisiCalc (perangkat lunak spreadsheet yang terkenal pertama kali): Sel disusun dalam baris dan kolom, serta mengandung data atau formula dengan berisi referensi absolut atau referensi relatif terhadap sel lainnya.

Excel merupakan program spreadsheet pertama yang mengizinkan pengguna untuk mendefinisikan bagaimana tampilan dari spreadsheet yang mereka sunting: font, atribut karakter, dan tampilan setiap sel. Excel juga menawarkan penghitungan kembali terhadap sel-sel secara cerdas, di mana hanya sel yang berkaitan dengan sel tersebut saja yang akan diperbarui nilanya (di mana program-program spreadsheet lainnya akan menghitung ulang keseluruhan data atau menunggu perintah khusus dari pengguna). Selain itu, Excel juga menawarkan fitur pengolahan grafik yang sangat baik.

Ketika pertama kali dibundel ke dalam Microsoft Office pada tahun 1993, Microsoft pun mendesain ulang tampilan antarmuka yang digunakan oleh Microsoft Word dan Microsoft PowerPoint untuk mencocokkan dengan tampilan Microsoft Excel, yang pada waktu itu menjadi aplikasi spreadsheet yang paling disukai.

Sejak tahun 1993, Excel telah memiliki bahasa pemrograman Visual Basic for Applications (VBA), yang dapat menambahkan kemampuan Excel untuk melakukan automatisasi di dalam Excel dan juga menambahkan fungsi-fungsi yang dapat didefinisikan oleh pengguna (user-defined functions/UDF) untuk digunakan di dalam worksheet. Dalam versi selanjutnya, bahkan Microsoft menambahkan sebuah integrated development environment (IDE) untuk bahasa VBA untuk Excel, sehingga memudahkan programmer untuk melakukan pembuatan program buatannya. Selain itu, Excel juga dapat merekam semua yang dilakukan oleh pengguna untuk menjadi macro, sehingga mampu melakukan automatisasi beberapa tugas. VBA juga mengizinkan pembuatan form dan kontrol yang terdapat di dalam worksheet untuk dapat berkomunikasi dengan penggunanya. Bahasa VBA juga mendukung penggunaan DLL ActiveX/COM, meski tidak dapat membuatnya. Versi VBA selanjutnya menambahkan dukungan terhadap class module sehingga mengizinkan penggunaan teknik pemrograman berorientasi objek dalam VBA.

Fungsi automatisasi yang disediakan oleh VBA menjadikan Excel sebagai sebuah target virus-virus macro. Ini merupakan problem yang sangat serius dalam dunia korporasi hingga para pembuat antivirus mulai menambahkan dukungan untuk mendeteksi dan membersihkan virus-virus macro dari berkas Excel. Akhirnya, meski terlambat, Microsoft juga mengintegrasikan fungsi untuk mencegah penyalahgunaan macro dengan menonaktifkan macro secara keseluruhan, atau menngaktifkan macro ketika mengaktifkan workbook, atau mempercayai macro yang dienkripsi dengan menggunakan sertifikat digital yang terpercaya.

Sumber:

http://id.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Excel

Membuat Animasi Menu Berjalan pada Power Point

Microsoft PowerPoint merupakan sebuah program komputer bagian dari Microsoft Office, yang dapat digunakan untuk mengatur dan menyajikan informasi dalam bentuk slide elektronik.

Sekarang saya akan menerangkan tentang cara membuat Animasi Menu Berjalan di Power Point.

Slide pertama:

1.  Buat tulisan atau gambar sebanyak menu yang kita buat (bila dalam bentuk
tulisan sebaiknya gunakan Word Art atau Text Box yang terpisah
satu dengan yang lainnya). Biar tampak rapi upayakan teks box atau gambarnya
dibuat dengan ukuran yang sama.

2.  Tempatkan gambar atau teks box berjajar dari kiri ke kanan tanpa jarak.

3.  Pilih semua gambar yang akan dijadikan menu (drag semua) kemudian kita
group, sekarang kita sesuaikan gambar hasil group dengan panjang stage pada
slide, panjang gambar hasil group harus sama dengan panjang stage pada power
point, untuk itu kita bisa tarik keluar atau dorong kedalam agar sama dengan
panjang stage.In

4.  Menu yang kita buat pada langkah no 3 kita copy, sehingga sekarang kita
memiliki 2 gambar menu yang sama.

5.  Pada gambar menu yang pertama kita beri animasi fly In, Direction from
right
dangan speed 15 second biar tidak terlalu cepat, dengan pengulangan
terus menerus

6. Caranya klik gambar pertama masuk menu slide show pilih ‘menu
custom animation’
, klik ‘add effect’ pilih ‘entance’ dan cari
animasi ‘Fly In’, pilih ‘start with previous’, dengan ‘direction
from right
’, dengan ‘speed’ ketik angka 15 biar nggak terlalu cepat,
kemudian pada ‘repeat’ pilih ‘until end of slide’

7.  Pada gambar menu yang kedua kita beri animasi ‘fly out’,
‘Direction to left’
dangan ‘speed’ 15 second biar sama dengan
kecepatan gambar pertama, dengan pengulanagn terus menerus

8.  Caranya klik gambar pertama masuk menu ‘slide show’ pilih ‘menu
custom animation’
, klik ‘add effect’ pilih ‘exit’ dan cari
animasi ‘Fly Out’, pilih ‘start with previous’, dengan
‘direction to left’
, dengan ‘speed’ ketik angka 15 biar sama dengan
kecepatan gambar pertama, kemudian pada ‘repeat’ pilih ‘until end of slide’.

9.  Sekarang tumpuk gambar pertama dan kedua kemudian jalankan dengan slide
show, gambar menu akan berjalan dari kiri kekanan secara terus menerus. Layaknya
teks berjalan seperti di televisi hehehe.

Pada Slide Kedua:

1.  Buat slide kedua dengan jalan ‘insert new slide’

2.  ‘Copy ‘ 1 gambar menu yang ada di slide pertama, kemudian
hilangkan semua animasinya, dengan jalan klik gambar yang dihilangkan animasinya
kemudian pilih ‘slide show’ pilih ‘custom animasi ‘pada task pane
(menu yang dikanan) pilih ‘remove’.

3.  Sekarang kita lepas group menu pada slide ke dua, dengan jalan klik kanan
gambar menu kemudian pilih ‘grouping’ dan pilih ‘ungroup’.

4.  Masing-masing menu sudah bisa di beri navigasi dengan jalan slide show
kemudian pilih ‘action setting’ pilih menu ‘hyperlink to’ pilih
nomer slide yang mau dihubungkan, lakukan pada menu-menu yang lain.

5.  Sekarang di coba di slide show, menu diam dan bila kita dekati dengan
mouse berubah menjadi tangan. Kemudian kita juga harus tambahkan halaman yang
menjadi tujuan pada menu navigasi slide kedua ini.

Menghubungkan slide pertama dan kedua:

1.  Pada slide pertama, diatas dan dibawah menu kita pasang jebakan untuk
memaksa mouse pindah ke slide kedua jika mendekati menu.

2.  Jebakan bisa berupa kotak memanjang yang kita buat transparan sampai
sekitar 96%, atau gambar hisan lain.

3.  Cara membuat jebakan dengan jalan kotak memanjang atau kita klik hiasan
kemudian pilih ‘slide show’ pilih ‘action setting’, pilih
‘Mouse Over’
kemudian pada hiperlink to pilih ke slide ke dua.

4.  Pada slide kedua juga kita beri jebakan yang sama hanya mose overnya kita
arahkan ke slide satu.

Selesai.

Sumber:

http://belajarpowerpoint.blogspot.com/2009/02/cara-membuat-animasi-menu-bejalan-pada.html